Rose lovers: Pesona dibalik Keindahan Bunga Mawar -- Part 1

Mawar adalah tanaman bunga hias yang banyak dicintai dan secara universal telah dikenal sebagai simbol kasih sayang, keindahan, serta kecantikan bagi mayoritas penduduk seluruh belahan dunia. Sebagai salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan oleh manusia, sebagian besar spesies bunga mawar yang ada saat ini merupakan hasil penyilangan atau turunan dari beberapa spesies yang pada mulanya berasal dari daratan Eropa dan Asia utara. Diketahui bunga yang berasal dari tanaman bergenus Rosa ini memiliki lebih dari 100 spesies yang banyak ditemui di belahan bumi utara beriklim sejuk. Kendati demikian dengan memanfaatkan metode penyambungan, tanaman mawar kini dapat tumbuh dengan baik pula di daerah beriklim subtropis hingga dapat dibudidayakan di daerah beriklim tropis sekalipun.
mawar tabur

Hingga membuat masyararakat diseluruh penjuru benua ingin menanamnya, sebenarnya apakah yang membuat bunga mawar begitu istimewa?

Bentuk Bunga Radial simetris
Secara alami dan menakjubkan, semua spesies bunga mawar memiliki kepala bunga berbentuk melingkar secara simetris dari permukaan hingga ujung sumbu vertikalnya. Sedang kelopak bunga, tidak peduli seberapa banyaknya, mendistribusikan diri secara merata mengelilingi ovarium pusat yang terdiri dari putik dan benang sari. Tampil diatas mahkota dan diringi dengan dedaunan bergerigi pada tangkainya, bentuk bunga mawar yang melingkar alami tampak begitu manis dan mengagumkan.

Tumpukan kelopak bunga
Tumpukan kelopak bunga mawar pada umumnya memiliki berbagai variasi pada bentuknya, mulai dari tinggi mengerucut, melingkar datar, dan beberapa diantaranya memilki tepi-tepi kelopak yang menggulung keatas atau kebawah. Jumlah kelopak bunga mawar pun sangat bervariasi, mulai dari 5 kelopak hingga 60 lebih lapis kelopak pada setiap tangkainya.
Meskipun bervariasi dalam hal jumlah kelopak bunga juga warnanya, tekstur dari seluruh varian kelopak bunga mawar ternyata serupa. Seluruh spesies bunga mawar memiliki kelopak bunga yang bertekstur sempurna dan berurat namun terasa sangat lembut dan sedikit dingin saat disentuh. Apabila diamati lebih dekat, kelopak bunga mawar sebenarnya terdiri dari bulu-bulu kecil yang sangat halus.

Warna yang Mengagumkan
Tak hanya sekedar merah atau merah muda, bunga mawar dapat tampil dengan berbagai kesatuan warna yang luas dengan corak yang berbeda-beda pada warna-warna yang serupa. Disisi lain bunga mawar dapat menampilkan dua hingga tiga lukisan gradiasi warna pada setiap kelopaknya hingga membuatnya tampil alami dan mengagumkan. Bahkan pada beberapa varian hibrida, mawar yang mekar dapat diikuti oleh corak berbintik-bintik dengan pola gradiasi warna yang cukup kontras.

Harum bunga mawar

Keistimewaan lainnya yang dimiliki oleh bunga mawar adalah ia memiliki semerbak aroma harum menenangkan yang bersumber dari setiap kelopaknya. Keharuman aroma bunga mawar ini telah masyhur sejak zaman mesir kuno, dimana masyarakat menggunakannya sebagai pengharum ruangan dan bahan campuran pada bak mandi kerajaan.
Kendati spesies mawar modern sebagaimana yang beredar saat ini juga memiliki aroma khas, namun sebenarnya aroma yang dihasilkan tidak begitu kuat dan berbeda dari spesies mawar lama pendahulunya yang lebih cenderung memiliki aroma seperti teh dan grandiflora.

***

(hakira)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rose lovers: Pesona dibalik Keindahan Bunga Mawar -- Part 1"

Posting Komentar