Mengatasi Hama Ulat Tentara FAW Pada Tanaman Jagung

Ulat Tentara / Fall Army Worm jenis ini merupakan jenis hama baru di daerah saya desa oro ombo kulon, baru booming beberapa tahun lalu. Dulu para petani di daerah saya memilih menanam jagung karena perawatannya yang mudah. Hanya mengandalkan pupuk saja. Pestisidanya paling hanya pakai herbisida selektif jagung berbahan aktif atrazin dan mesotrion (mis: calaris, kayabas, gandewa, dan atradex).

Namun kurang lebih mulai tahun 2019 mulai banyak petani yang mengeluhkan serangan hama ulat yang bisa disebut ganas. Bisa menyerang tanaman jagung dalam semua fase, apalagi jika menyerang saat tanaman masih muda, dapat menyebabkan tanaman habis dimakan ulat ini. Usut punya usut ulat ini berbeda dengan ulat sebelumnya yang menyerang tanaman jagung para petani, ulat ini disebut ulat tentara atau Fall army worm.

Berikut beberapa tips mengendalikan hama ulat tentara:
  1. Membersihkan / mengolah lahan setelah proses penanaman, proses pembersihan setelah panen, dan proses pengolahan lahan sebelum panen harus dimaksimalkan, untuk menghindari ada sisa hama, telur, maupun larva hama yang bersembunyi
  2. Menggunakan insektisida, bahan aktif emamektin diketahui sangat ampuh untuk mengatasi hama ulat, termasuk jenis ulat ini juga. Di pasaran sekarang sudah banyak beredar insektisida berbahan aktif emamektin misal: sapporo, fenite, proclaim, siklon, dll
  3. menanam tanaman lain yang bukan inang ulat tentara sebagai penggantian tanam jagung. Cara ini juga efektif untuk memutus rantai kehidupan ulat tentara (fallarmy worm). tentunya hal ini harus dilakukan secara kompak dengan petani sekitar di daerah anda. kalau di daerah saya biasanya selingannya dengan tanam bunga sedap malam.
Sekian artikel pendek kali ini semoga bermanfaat,

Posting Komentar